Pemuda dan Politik.
Bagi bangsa Indonesia, faktor pemuda merupakan wujud kekuatan potensial yang menyatu
kedalam tujuan negara yang tertuang dalam UUD 1945 bahwa "mencerdaskan
kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia". Terlepas dari
segi etimologi atau bukan memang harus kita yakini bahwa kecerdasan generasi
bangsa menjadi tanggung jawab negara. Negara diharuskan terlibat penuh dalam
pencerdasan kehidupan bangsa.
Peran
pemuda sangat strategis dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara, baik dari
segi sosial, ekonomi, budaya, maupun politik. Kesadaran akan pentingnya
demokrasi sekarang ini sangat tinggi, hal ini dapat dilihat dari peran serta
pemuda. Kualiatas pemuda ialah investasi utama bagi bangsa untuk memenuhi
tuntutan politik dalam lingkungan globalisasi yang kian tak terelakan.
Pemilu
untuk mewujudkan suatu pemerintahan yang mendapat legitimasi luas dari
masyarakat, dilaksanakan secara demokratis, adil, jujur langsung dan rahasia,
maka terwujudnya pemilu yang berkualitas sangat tergantung bagaimana
tahapan-tahapan penyelenggaraan pemilu dilaksanakan secara baik. tahapan
tersebut meliputi perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan, dalam hal ini pemuda
sebagai aktor dalam membangun gerakan pemuda yang memiliki karakter kritis,
independen, dan obyektif. impelmentasi dari hal ini diwujudkan dalam karakter
gerakan nyata yang dibutuhkan tengah-tengah masyarakat saat ini.
Melihat
kondisi perpolitikan nasional dewasa ini, perubahan atauran main pemilu
menyebabkan kran demokrasi kita terbuka lebar berdampak pada cost politik kita
semakin tinggi hal ini tentu menjadi kendala besar bagi calon legislatif maupun
eksekutif, yang memiliki kualitas dan kapasitas baik harus kalah bersaing
dengan calon legislatif maupun eksekutif yang memiliki modal tinggi, maka sudah
sewajarnya pemuda menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari solusi atas
permasalahan dan persoalan yang terjadi, sudah saatnya generasi muda indonesia
menjadi aktor pencerdasan politik bagi masyarakat, sehingga politik tidak hanya
berdampak negatif, namun lebih jauh dari itu, politik pada hakikatnya dapat
menjadi sarana untuk mewujudkan berbagai harapan melalui partisipasi aktif
seluruh rakyat dalam merealisasikan indonesia yang lebih baik.
Manifestasi
semangat tersebut harus diawali oleh gerakan keteladanan yang dipelopori oleh
pemuda dalam menyalurkan hak-hak politiknya. Dengan menjadi partisipan aktif
dalam berbagai momentum politik diharapkan dapat menjadi stimulus awal
membangun politik yang beradab di negeri ini. efektivitas gerakan keteladanan
pemuda pun lebih jauh dapat dilakukan dengan turut serta membangun dan
mengembangkan hak-hak politiknya termasuk bergabung dalam organisasi sosial
maupun politik yang menjadi pilar utama demokrasi. melalui organisasi sosial
dan politik pemuda dapat mewujudkan harapan perbaikan bangsa dengan memberikan
solusi secara langsung serta bergerak terjun ke masyarakat menjadi aktor
perubahan. sarana ini sangat ampuh menjadi
media upgrading pemuda dalam membangun kapasitas politiknya dengan tetap
mampu memberikan manfaat kepada masyarakat.
Gerakan
keteladanan lainnya dapat dilakukan dengan berbagai hal yang bermuara pada
kepastian bahwa proses politik di negeri ini berjalan dengan baik dalam nuansa
negara yang demokratis. Hal tersebut dapat dilakukan dengan mengawal transisi
kepemimpinan baik daerah maupun nasional ke arah yang substantif yaitu
terwujudnya pemilu maupun pemilukada yang bersih dan terhindar dari berbagai
kecurangan seperti kampanye hitam” dan politik uang”. pengawalan ini hendaknya
pemuda juga menjadi garda terdepan dalam budaya politik santun, bermoral dan
beretika dalam setiap proses demokrasi, sehingga terhindar dari praktik politik
kotor yang menghalalkan segala cara dan menggunakan kekerasan atau intimidasi,
dengan tidak terjebak dalam pragmatisme politik, menghormati hak dan kewajiban
orang lain serta menghargai keberagaman di masyarakat dan melakukan gerakan
sosial budaya melalui berbagai aktivitas kemasyarakatan sehingga menumbuhkan
semangat produktivitas dan keberdayaan masyarakat.
Menyikapi
hal tersebut, pemuda yang dalam kehidupannya tidak dapat memberikan contoh dan
keteladanan yang baik berarti telah meninggalkan amanah dan tanggung jawab
sebagai kaum terpelajar. Kita yang seharusnya dapat meluruskan nilai moral
masyarakat yang menyimpang, tidak akan dapat berperan serta bila kita sendiri
hilang arah dan tidak mempedulikan moral. Oleh karena itu pemuda perlu menjadi
solusi pada setiap zamannya dengan memberikan pencerdasan politik bagi
masyarakat. Karena dengan proses politik yang cerdas akan melahirkan pemimpin
yang berkualitas. Dan pemimpin yang berkualitas akan mengantarkan masyarakat
pada kemajuan dan keadilan.
Karya: Muhammad Mufti, Koor Syiar LDKSFDI 2019
Komentar
Posting Komentar