Warisan Islam Dunia
ketika kita berbicara mengenai sejarah Islam, tentu kita akan mendapatkan begitu banyak peninggalan-peninggalan Islam yang besar dan hebat. Selama 14 abad, Islam telah menjalankan kehidupan peradabannya. Hal tersebut membuat Islam berada pada pencapaian-pencapaian tertentu yang cukup besar pengaruhnya terhadap dunia.
Dalam hal ini, Al-Qur’an dan hadits tidak termasuk sebagai peninggalan, sebab keduanya masih dipakai hingga saat ini sebagai petunjuk umat muslim.
Kemudian dari begitu banyaknya peninggalan sejarah Islam, berikut ini beberapa peninggalan sejarah Islam di dunia yang termasuk peninggalan besar.
1. Universitas Al Qarawiyyin
Yang pertama ini adalah universitas al qarawiyyin, yang terletak di kota Fez, Maroko. Universitas ini didirikan pada tahun 859 M. Kemudian di tahun 1998, Guiness World of Record menempatkan universitas ini sebagai universitas tertua dan pertama yang menawarkan gelar kesarjanaan. Cikal bakal universitas ini berasal dari aktivitas diskusi yang digelar di masjid antara penduduk setempat dan juga para pendatang yang berasal dari Qairawan atau Tunisia. Selain itu juga universitas ini digunakan sebagai tempat untuk membahas perkembangan politik. Lambat laun, apa yang di bahas di tempat tersebut mencangkup berbagai macam bidang ilmu, seperti agama, tahfidz Al-Qur'an, tata bahasa Arab, matematika, musik, kimia, hukum Islam, sufisme, pengobatan, astronomi, pembelajaran debat politik, serta ilmu alam.
2. Benteng Al Hambra
Yang kedua ada benteng al hambra. Istana dan benteng ini berada di kota Grana, Spanyol. Kota ini merekam jejak peradaban Islam yang gemilang di Eropa. Istana dan benteng al hambra ini menjadi salah satu rekam jejak peninggalan-peninggalan Dinasti Umayyah II yang berada di kota Granada. Kini benteng itu menjadi salah satu tempat tujuan wisata utama di Spanyol, karena bangunannya yang bernilai seni arsitektur tinggi dan memperlihatkan peradaban besar umat Islam tempo dulu.
3. Masjidil Haram
Di urutan ketiga ada masjidil haram yang merupakan masjid dimana ka’bah berdiri, dan menjadi tempat suci umat Islam. Masjid ini menjadi salah satu masjid terbesar di dunia dan termasuk ke dalam tujuh keajaiban dunia. Selama 24 jam terus menerus masjid ini tidak pernah sepi dari jama'ah yang beribadah. Dan tentunya akan begitu ramai ketika musim haji tiba. Kesucian dan kesibukannya membuat masjid ini terus menerus direnovasi untuk menambah kenyamanan Ibadah Haji.
4. Mushaf Al-Qur’an tertua di Uzbekistan
Yang keempat adalah sebuah mushaf Utsmani. Al-Qur’an tertua di dunia yang masih tersimpan di sebuah perpustakaan di wilayah Hasimam. Sebuah tempat yang cukup jauh dari hiruk pikuk kota dan pengunjung. Namun halaman dari mushaf tertua ini hanya tersisa sekitar 250 lembar. Didekatnya terdapat sebuah masjid yang menyimpan berbagai macam peninggalan Islam di Asia Tengah.
5. Ilmu Kedokteran Ibnu Sina
Yang kelima ada ilmu dari Ibnu Sina, seorang ilmuwan dan filsuf abad ke-10 Masehi yang banyak disebut sebagai bapak ilmu kedokteran modern. Di Barat, ia dikenal dengan nama Avicena. Salah satu peninggalan monumental Ibnu Sina adalah Kitab Qanun fi Altib, atau sering disebut The Canon of Medicine. Kitab ini menjadi rujukan kedokteran selama berabad-abad hingga abad 17. Ibnu Sina lahir di kota Afsyanah, yang sekarang bernama Uzbekistan.
6. Pedang Tertajam Di Dunia
Keenam adalah pedang Damaskus. Saat perang salib, pasukan Eropa dikejutkan oleh pedang yang mampu menembus baju zirahnya. Cirinya dapat terlihat pada pola tanda air mirip seperti keris. Setelah diteliti oleh para ilmuwan, ditemukan adanya karbon nanotube pada pedang Damaskus. Tanpa disadari, pembuatannya menggunakan teknologi nano saat menempa pedang. Keren ya!
7. Sistem Al Jabar
Yang terakhir di pembahasan kali ini adalah sistem aljabar. Siapa sih yang ga tau al jabar?
Sebelumnya, perhitungan matematika masih terbilang rumit dan tidak praktis. Simbol angka-angka masih menggunakan angka romawi. Di dunia Islam, ilmu-ilmu matematika kuno dari Romawi dan Persia serta India dikembangkan. Hingga munculah ilmu matematika dengan sistem Al Jabar, yang dicetuskan pertama kali oleh seorang ilmuwan muslim abad ke-9 masehi bernama Muhammad Ibnu Musa Al Khawarizmi yang berasal dari Persia. Bukunya yang terkenal adalah al mukhtasar fi hisab al gabr wal muqabala atau biasa disebut hisab al jabr wal muqabala.
Jadi Itulah pembahasan singkat tentang tujuh dari banyaknya peninggalan atau warisan-warisan Islam dunia. Jika kita mencoba mengaitkannya satu sama lain, akan tampak satu benang yaitu ilmu pengetahuan. Karunia Allah kepada manusia di bumi adalah ilmu pengetahuan. Dengan ilmu, manusia dapat berkuasa di muka bumi. Begitu pentingnya ilmu dalam Islam, sehingga banyak kitab yang menjadikan ilmu sebagai bab tersendiri. Seperti kitab Hadits Bukhari yang salah satu babnya membahas tentang hadits-hadits yang berhubungan dengan ilmu. Maka untuk kalian yang sedang menimba ilmu, bersemangatlah seperti semangatnya para ilmuwan muslim zaman dahulu. Sampai karya kalian di kenal dan dipakai oleh dunia. Baarakallah fiikum!
[Halwa Hasna Adiba, mengutip dari berbagai sumber]
Komentar
Posting Komentar