Persaudaraan karena Allah
Persaudaraan karena Allah adalah pensenyawaan ruh dengan ruh, pertemuan hati dengan hati, sebuah ikatan imani yang berlandaskan ketaqwaan, sebuah kebersamaan menapaki jalan ilahi, dan senantiasa berpegang teguh pada ajaran Allah.
Cinta yang benar adalah memberi bukan meminta. Cinta itu menentramkan, sebagaimana benci itu menggelisahkan.
Allah SWT berfirman di dalam Al Qur'an surah Al Hujurat ayat 10 :
اِنَّمَا الْمُؤْمِنُوْنَ اِخْوَةٌ فَاَصْلِحُوْا بَيْنَ اَخَوَيْكُمْ وَاتَّقُوا اللّٰهَ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُوْنَ (١٠)
“Sesungguhnya orang-orang mukmin itu bersaudara, karena itu damaikanlah antara kedua saudaramu (yang berselisih) dan bertakwalah kepada Allah agar kamu mendapat rahmat.”
Makna ayat tersebut menurut tafsir jalalain : (Sesungguhnya orang-orang mukmin adalah saudara) dalam seagama (karena itu damaikanlah antara kedua saudara kalian) apabila mereka berdua bersengketa.
Menurut qiraat yang lain dibaca Ikhwatikum dengan dua titik dibawah, artinya saudara-saudara kalian (dan bertakwalah kepada Allah supaya kalian mendapat rahmat.).
Isi kandungan surat Al Hujurat Ayat 10:
• Orang-orang beriman, meskipun bukan saudara kandung, mereka terikat dengan persaudaraan iman (ukhuwah imaniyah) bagaikan saudara sekandung bahkan ikatannya lebih kuat lagi.
• Ketika ada orang-orang beriman bertikai, kewajiban bagi mukmin lainnya untuk mendamaikan mereka. Yang paling wajib mendamaikan adalah pemimpin kaum muslimin.
• Ayat ini mengisyaratkan persatuan dan kesatuan akan melahirkan rahmat bagi mereka semua. Sebaliknya, pertikaian dan perpecahan akan menjauhkan dari rahmat Allah Subhanahu wa Ta’ala.
Wallahu a'lam.
[Zahroh Zahwa, dari referensi kitab Tafsir dan lainnya].
Komentar
Posting Komentar